Setelah lahir sampai umurku 5 tahun, aku tinggal di Desa. Keden, Kecamatan Pedan, Klaten dengan ibuku yang kebetulan mempunyai usaha di sana. Aku sempat sekolah satu tahun di TK Bhayangkari, Pedan. Setelah aku berumur 5 tahun, aku mulai pindah ke Desa Condongcatur, Depok, Sleman, D.I.Yogyakarta. Sekolah dari TK nol besar di TK. Santo Yusup hingga lulus dari Perguruan Tinggi aku jalani di kota ini. Banyak teman dan kerabat yang aku temui di perjalanan waktuku disini, baik tetanggaku, temen sekolah, temen main, hingga temen yang sekedar mampir dalam kehidupanku.Saat masa kanak-kanakku, aku terkenal sebagai seorang pecundang dalam hal berkelahi dan ketrampilan karya tangan.
Aku lahir sebagai anak manja yang susah kalau harus belajar,hidup bersih dan tidur siang. Walaupun demikian, aku jarang jatuh sakit hingga ijin sekolah. Selama hidupku, aku belum barang sekali ke rumah sakit untuk berobat lebih dari 24jam. Mungkin penyakitku hingga kini adalah obesitas yang katanya banyak akan terserang berbagai macam penyakit. Penyakit paling berat yang aku hadapi adalah campak atau cangkrang yang aku derita di semester awal kuliah. Kemudian di semester akhir, aku pernah terkena tyfus ringan hingga kutularkan ke sahabat dekat dikampusku.
Untuk prestasi belajarku, aku dibilang tanpa prestasi yang membanggakan. Tidak pernah namanya juara kelas dan jadi pengurus kelas, boro-boro bicara namanya OSIS. Setiap selesai ujian THB, Semesteran, Ebtanas, hingga UMPTN, selalu saja tidak pernah lepas dari memacu adrenalin karena kuatir nilainya hancur berantakan. Tidak seperti kedua saudara perempuanku, apresiasi seni musik pun tidak punya. Riwayat organisasi Mudika, hanya sebatas Seksi Humas dan redaktur mas John dipenghujung nyawanya. Riwayat keterlibatan di organisasi RT nyaris tidak ada.
Titik balikku terjadi ketika aku mengenal namanya teman Kuliah dan Kegiatan KKN ( Kuliah Kerja Nyata) sebagai puncaknya. Aku mulai bisa memimpin orang dengan menjadi Kord.Sub.unit KKN, walau hanya 6 anggota. Aku mulai terlibat aktif di organisasi keprofesian sebagai Kord. Tolok Ukur Proyek Penelitian. Aku mulai terlibat secara aktif di Keluarga Alumni Teknik Mesin, dan Alumni Mudika ( Moderator Mailing list alumni Paroki St.Petrus dan Paulus). Tak kalah sibuknya, aku mulai menjadi struktur kepengurusan RT di lingkunganku yang baru. Mulai kenal namanya alat musik seperti gitar, keyboard, drum, meski jauh dari trampil dan profesional. Mulai kenal yang namanya Ekaristi di Gereja setiap minggunya. Mulai mudah berkawan dengan teman berbeda jenis.
Itulah Hidupku, banyak pembelajaran dari hari ke hari untuk menjadikan cerita yang menarik.


Komentar Terakhir