Hari yang tidak begitu bersemangat, aku lalui tanpa sebuah arti…. semuanya lewat tanpa bisa menjawab sebuah pertanyaan besar. Mau apa aku dengan diriku sekarang…. ?
“Childish” kah diriku?
20 07 2009Begitu kesepian kah diriku..?
Hingga berharap menjadi baik oleh karena kebaikanmu
Harus mengemis nafasmu tuk memulai segalanya….
Atau salahkah aku…? Jika…..
Menjadikanmu satu satunya alasan tuk melakukanya..
Atau memang seperti itukah aku..?
Anak yang belum dewasa… dan gak mau menjadi dewasa
“Childish” seperti kata mu tadi malam…?
Tak sanggup bertindak dan mengambil keputusanya sendiri tanpa mu?
Kaum Adam yang bukan malah memberikan perlindungan dan kenyamanan untukmu,
Justru amat sangat membuatmu menjadi repot dan terbosankan.
Komentar : Leave a Comment »
Tag: Childish
Kategori : Pengalaman, Puisi
Sepi, Sepi sendiri aku benci….
5 07 2009Hidup sendiri bukan suatu bencana
Sendiri tidak harus merasa sepi
Hanya rencana Tuhan untuk menjadikanku lebih terbiasa
Tanpa berharap banyak, dengan sebuah handphone semuanya bisa membuatku lebih bersemangat
Aku berharap engkau mengerti
Aku hanya merindukanmu saja
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : Pengalaman, Puisi
Empati untuk mu
20 06 2009Keluhanmu tuk semua pertanyaanku,
Mulai membangunkan irama tinggi tuk mencaciku
Bukannya tak bisa diriku tuk berempati, dan dangkalnya semua omongan semalam
Aku hanya merasa binggung mau masuk dari mana?
Maafkan……
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : Pengalaman, Puisi
DTSS PJB Angkatan VI Ciawi, Gadog
9 06 200925-4 Juli 2009
Hari kamis, ketika aku harus mengerjakan presentasiku soal Layer Builder, hp ku tiba-tiba berbunyi….. Ntah karena konsentrasiku baru berdiskusi keteknikan dengan beberapa engineering staff ku, membutuhkan beberapa detik, baru kusadar, panggilan dari PPKP DepKeu. Ups…. Aku sudah melupakannya…. Diklat DTSS harus kuikuti menggantikan rekanku yang tidak bisa melaksanakan diklat. Busyet… Power point ku buat hari jumat belum kelar, harus mulai lagi dengan permasalahan baru..
Akhirnya, hari jumat itu juga, aku belum sempat menghubungi pusat diklat, apa yang harus aku bawa dari Jakarta. Hari minggu malam, aku mulai memasuki karantinaku untuk diasramakan. Wah, bener bener mengingatkannku akan Prajab 2005 silam. 2 minggu lamanya dalam asrama membuatku kehilangan semangat buat menjalaninya. Makanan yang monoton sempat membuat kita sering makan diluar asrama. Dan pelajaran kuliah yang membosankan untuk mendengar dan mendengar membuat badanku menjadi pasif dan malas untuk berpikir. Untung hari jumat, dapat menggerakan badan untuk sama-sama bersenam poco-poco dilapangan tenis.
Dari hari pertama yang membosankan, mendengarkan ceramah, sambutan, dan harus mulai mengenal temen baru baik di kamar maupun dikelas. Masih kaku untuk berkomunikasi dengan mereka ( temen satu kamar ) yang memang dari segi usia juga jauh berbeda. Beberapa malam aku lewati dengan mereka, aku mulai merasa nyaman. Banyak belajaran hidup yang aku dapatkan untuk menjalani profesiku di kemudian hari. Aku mendapatkan ruangan G yang mereka bilang singkatan dari Gambler karena tiap malam, pasti tak terlewatkan buat bermain kartu. Atau juga G singkatan dari Gg Semen, yang konotasinya tempat nongkronnya PSK di dekat asrama. Maklum, jadi bahan pembicaraan setiap malam. G juga boleh diartikan Geblek, Geblek, Ga Jelas, Ga niat. Hihihi… jadi seneng kalau harus mengingatnya. Mereka bernama Rinto Kusuma ( 49 th) Suhudi (45 th) dari Dirjen Pajak DepKeu, Hery (43 th), Budi (42 th) dari BKN, dan Arif ( 41 th) dari Dirjen Imigrasi DepKumHam. Gak hanya hobbi maen kartu, nonton film dewasa pun juga jadi kegemaran penghuni ruangan kita tiap malam. Woke.…Piss…..
Dengan mereka lah, ruangan saat pembukaan DTSS disulap menjadi tempat nonton final liga Champion digelar. In Focus dengan Amplifier 5000 PMPO, cukup bikin bising ruangan saat Leonel Messi (Barca) membobol gawang Edwin Van de Sar (MU).
Hari berganti hari dan saatnya untuk ujian. Karena kekonsistenan kita, tidak akan menggoyahkan kita dari meja main kartu. Kekompakan kita juga tetap berlanjut sampai meja ujian. Selain harus bikin contekan bersama, juga harus melakukan diskusi ilegal saat ujian berlansung. Hihihihi……
Special Thanks to : Sabarudin atas sharing film2 nya, Tommy yang menjadi ketua kelas, Aris yang selalu menjadi opinion leader saat bikin tugas diskusi kelompok 5.
Thanks semuannya……Akan menjadi indah, dalam cerita kehidupan kerjaku kelak.
Komentar : Leave a Comment »
Tag: DTSS, PJB
Kategori : Uncategorized
Makluk Sosial
5 06 2009Hidup bagai serpihan kejadian tanpa terlihat ujung yang indah
Berputar-putar tanpa menemukan dimana jalanMu berada
Menjadi manusia yang individu yang tak perduli.
Apakah harus kusesali semua tantanganya…?
Akan kubuktikan aku adalah makluk sosial dimatamu
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : Pengalaman, Puisi
Susahnya menjadi bagiannya
20 05 2009Gundah, ingin ku lari, bersembunyi, bagai pecundang kerdil tanpa sayap, tanpa kawan, dan tanpa semangat.
Tercabik desahan angin liar, dan berharap malaikat menolongnya
Oh, sebegitu lemahkah hidupku.
Masalah demi masalah mencoba memutar masalah.
Lamunan kosong hanya tuk menemani pikiran.
Belajar apa yang dinamakan “Membenci hidup”
Dengan segala sesuatunya yang tak pernah benar dimatamu
Tak becus kulakukan semuanya
Susahnya menjadi bagiannya
Sempat terlintas kata menyerah…. mundur…. dan menyudahinya
Hanya teringat nasehat seorang sahabat
Tuk menjadikanku lebih kuat jika kutemukan kelemahanya,
menuntutku menjadi lemah saat kemarahanmu menjadi kuat…..
Oh… Tuhan, apa yang harus aku lakukan…..?
Kesombongan iman selalu mengganguku.
Persahabatan kosong selalu dipersalahkan
Sikap damai ku selalu menjadi sasaran
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : Pengalaman, Puisi
Komentar Terakhir